Satgas Trisakti Amankan 60 Keping Lempengan Timah di Pelabuhan Tanjung Kalian, Diduga Libatkan Oknum Aparat
Satgas Trisakti Amankan 60 Keping Lempengan Timah di Pelabuhan Tanjung Kalian, Diduga Libatkan Oknum Aparat
MENTOK, BUKATABIR.COM,— Satuan Tugas (Satgas) Trisakti kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik ilegal di sektor pertimahan. Dalam operasi yang digelar di kawasan Pelabuhan Tanjung Kalian, petugas berhasil mengamankan sebanyak 60 keping lempengan timah yang diduga hendak diselundupkan keluar daerah.
Penindakan tersebut berlangsung pada Jumat (1/5/2026) dini hari, setelah aparat menerima informasi adanya aktivitas mencurigakan terkait pengiriman logam timah tanpa dokumen resmi. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, timah dalam bentuk lempengan itu tidak dilengkapi surat asal-usul maupun dokumen legal pengangkutan.
Yang mengejutkan, dalam pengembangan awal, tim investigasi mendapati indikasi keterlibatan seorang oknum yang diduga berasal dari Korem 045/Garuda Jaya. Meski demikian, pihak Satgas Trisakti menegaskan bahwa proses pendalaman masih terus dilakukan guna memastikan status dan peran oknum tersebut secara objektif dan transparan.
Seorang sumber dilapangan yang ingin melintas ke kota Palembang, menyaksikan kejadian itu.
“Barang bukti berbentuk timah balok sudah di amankan satgas bang,"tegas salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.
Kasus ini kembali membuka tabir panjangnya rantai distribusi timah ilegal di wilayah Bangka Belitung. Praktik penyelundupan logam bernilai tinggi tersebut diduga melibatkan jaringan terorganisir yang memanfaatkan celah pengawasan di pelabuhan-pelabuhan kecil maupun resmi.
Tentunya apabila benar terdapat keterlibatan oknum aparat, maka hal ini menjadi preseden serius bagi penegakan hukum dan integritas institusi. Mereka mendesak agar proses hukum dilakukan secara terbuka serta melibatkan institusi terkait guna menghindari konflik kepentingan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Tentara Nasional Indonesia terkait dugaan keterlibatan anggotanya. Publik pun menunggu langkah tegas dan transparan dari institusi militer untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Publik berharap Satgas memastikan operasi penertiban akan terus diperkuat, terutama di titik-titik rawan penyelundupan seperti Pelabuhan Tanjung Kalian. Penindakan ini diharapkan menjadi sinyal keras bahwa praktik ilegal di sektor pertimahan tidak lagi mendapat ruang di Bangka Belitung.

Komentar via Facebook