Penyelundupan Pasir Timah Kembali Jadi Perbincangan, Aparat Perketat Pengawasan Jalur Laut
Penyelundupan Pasir Timah Kembali Jadi Perbincangan, Aparat Perketat Pengawasan Jalur Laut
Foto Ilustrasi sebagai pelengkap isi narasi berita (ist)
BANGKA BELITUNG, BUKATABIR.COM,-Aktivitas penyelundupan pasir timah ilegal di wilayah Kepulauan Bangka Belitung kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah kasus besar berhasil diungkap aparat penegak hukum dalam beberapa bulan terakhir.
Jalur laut menuju Malaysia diduga masih menjadi rute favorit para pelaku untuk membawa keluar hasil tambang ilegal bernilai miliaran rupiah.
Terbaru, Pengadilan Negeri Mentok menolak permohonan praperadilan yang diajukan tersangka kasus penyelundupan pasir timah ilegal jaringan Bangka Barat–Malaysia.
Hakim menyatakan proses penangkapan, penahanan, hingga penyitaan yang dilakukan aparat kepolisian telah sah menurut hukum.
Kasus tersebut bermula dari pengungkapan Satpolairud Polres Bangka Barat terhadap dugaan pengiriman pasir timah ilegal ke Johor, Malaysia.
Dalam operasi itu, aparat mengamankan lima orang tersangka beserta barang bukti pasir timah yang diduga berasal dari tambang ilegal.
Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi penyelundupan disebut telah berlangsung lebih dari satu kali dengan total puluhan ton pasir timah berhasil dikirim ke luar negeri.
Selain di Bangka Barat, aparat gabungan juga terus melakukan penindakan di wilayah Belitung dan jalur distribusi luar daerah. Bareskrim Polri bersama Polda Babel sebelumnya membongkar lokasi pengolahan timah ilegal di Belitung Timur yang diduga menjadi bagian dari jaringan penyelundupan internasional. Polisi menyita pasir timah, peralatan pemurnian, hingga mengamankan sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam rantai distribusi ilegal tersebut.
Beberapa waktu lalu TNI Angkatan Laut juga disebut berhasil menggagalkan pengiriman belasan ton pasir timah ilegal yang hendak dibawa menuju wilayah luar Bangka Belitung. Penindakan dilakukan di sejumlah titik distribusi yang diduga menjadi jalur keluar masuk timah ilegal dari Pulau Bangka.
Maraknya praktik penyelundupan pasir timah dinilai sangat merugikan negara. namun juga berdampak terhadap kerusakan lingkungan dan tata niaga timah nasional.
Tentunya harus ada pengawasan khusus di pelabuhan tikus, jalur laut, hingga gudang penampungan ilegal akan terus diperketat guna memutus mata rantai perdagangan timah ilegal di Bangka Belitung.

Komentar via Facebook