Bupati Markus Apresiasi Kapolres Bangka Barat, Lahan Kritis Ketapang Berhasil Panen 15 Ton Semangka

Bupati Markus Apresiasi Kapolres Bangka Barat, Lahan Kritis Ketapang Berhasil Panen 15 Ton Semangka

Bupati Markus Apresiasi Kapolres Bangka Barat, Lahan Kritis Ketapang Berhasil Panen 15 Ton Semangka

Sumber foto : Humas Polres Bangka Barat

BANGKA BARAT, BUKATABIR.COM, – Keberhasilan Polres Bangka Barat memanfaatkan lahan kritis di kawasan Ketapang menjadi lahan pertanian produktif mendapat apresiasi langsung dari Bupati Bangka Barat, Markus.

Apresiasi tersebut disampaikan Markus saat menghadiri kegiatan Panen Raya Semangka di Lahan Ketapang Polres Bangka Barat bersama Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, Senin (8/6/2026).

Dari lahan yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan kritis dan kurang produktif, Polres Bangka Barat berhasil mengembangkan areal pertanian yang mampu menghasilkan sekitar 15 ton semangka dalam satu kali masa panen.

Menurut Markus, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa lahan yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai produktif masih dapat dimanfaatkan secara optimal melalui pengelolaan yang tepat, inovasi, serta komitmen yang kuat.

"Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha. Apa yang beliau lakukan merupakan inspirasi nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di Bangka Barat. Ini membuktikan bahwa lahan kritis bukan berarti lahan yang tidak bisa dimanfaatkan. Dengan kemauan, inovasi, dan kerja keras, lahan seperti ini dapat diubah menjadi sumber ekonomi yang produktif," ujar Markus.

Ia menegaskan, keberhasilan panen raya tersebut tidak hanya berbicara mengenai hasil pertanian semata, tetapi juga menunjukkan bagaimana sebuah gagasan yang dijalankan secara serius mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, program yang digagas Kapolres Bangka Barat dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi para petani untuk lebih berani mengelola lahan-lahan yang selama ini dianggap kurang potensial.

"Kepada para petani, saya ingin menyampaikan agar tidak ragu memanfaatkan lahan yang selama ini dianggap kritis. Apa yang ditunjukkan hari ini menjadi bukti bahwa dengan pengelolaan yang baik, lahan tersebut dapat menghasilkan dan memberikan nilai ekonomi yang menjanjikan," katanya.

Markus juga menilai keberhasilan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan mendukung program ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Kehadirannya dalam kegiatan panen raya, lanjut Markus, merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai inovasi yang mendorong pemanfaatan lahan tidur maupun lahan kritis agar menjadi kawasan produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Hari ini kita melihat langsung hasilnya. Dari lahan yang sebelumnya kurang produktif, kini mampu menghasilkan sekitar 15 ton semangka. Ini merupakan bukti keseriusan Kapolres Bangka Barat dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan inspirasi kepada masyarakat untuk terus berinovasi di sektor pertanian," ungkapnya.

Sementara itu, panen raya semangka di Lahan Ketapang Polres Bangka Barat menjadi contoh nyata keberhasilan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan kritis menjadi kawasan pertanian produktif yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Keberhasilan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai program serupa di wilayah Bangka Barat, sehingga semakin banyak lahan yang sebelumnya tidak tergarap dapat diubah menjadi sumber produksi pangan dan penggerak ekonomi masyarakat.