Breaking News!!!! Sempat Hilang Empat Hari, Warga Kelabat Ditemukan Meninggal di Perkebunan Sawit

Breaking News!!!! Sempat Hilang Empat Hari, Warga Kelabat Ditemukan Meninggal di Perkebunan Sawit

Breaking News!!!! Sempat Hilang Empat Hari, Warga Kelabat Ditemukan Meninggal di Perkebunan Sawit

BANGKA BARAT, BUKATABIR.COM,— Warga Dusun Bukit Rantau, Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang telah meninggal dunia di area perkebunan sawit, Jumat (11/9/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.

Pria tersebut diketahui bernama AP (49), seorang buruh harian lepas yang merupakan warga Desa Kelabat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya dilaporkan tidak berada di rumah selama kurang lebih empat hari sebelum akhirnya ditemukan di kawasan perkebunan sawit.

Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi meninggal dunia dan diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Kendati demikian, kepastian mengenai penyebab dan motif kejadian masih menunggu hasil penanganan serta pemeriksaan dari pihak berwenang.

Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Jebus bergerak cepat menuju lokasi. Kehadiran personel di lapangan dilakukan untuk mengamankan lokasi, melakukan pemeriksaan awal, mengumpulkan keterangan dari masyarakat maupun saksi, serta memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur.

Kapolsek Jebus AKP Candra Wijaya, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat setelah menerima laporan masyarakat.

“Personel kami langsung menuju lokasi setelah menerima informasi. Kami melakukan pengamanan di sekitar lokasi, pemeriksaan awal, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses penanganan lebih lanjut. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati atau menyentuh lokasi sebelum proses pemeriksaan selesai,” ujar AKP Candra Wijaya.

Kapolsek juga menyampaikan apresiasi terhadap kesigapan personelnya yang berada di lapangan dalam merespons laporan masyarakat.

Menurutnya, kecepatan dalam mendatangi lokasi sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan setiap tahapan penanganan dapat dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah mengambil keputusan apa pun,” kata Kapolsek Jebus.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. Mengenai motif maupun penyebab pasti kematian korban, belum dapat dipastikan dan masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.