Arnaldi Resmi Pimpin PC IMM Pangkalpinang, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan Berintegritas

Arnaldi Resmi Pimpin PC IMM Pangkalpinang, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan Berintegritas

Arnaldi Resmi Pimpin PC IMM Pangkalpinang, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan Berintegritas

PANGKALPINANG, BUKATABIR.COM  — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Buya Syafi’i Ma’arif Kota Pangkalpinang resmi menggelar pelantikan kepengurusan sekaligus stadium general di Gedung Balai Besar Betason, Kota Pangkalpinang, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Internalisasi Nilai Persyarikatan dalam Spirit Buya Syafi’i Ma’arif: Ikhtiar Mewujudkan Kader IMM Progresif, Adaptif, dan Berkeadaban” tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat kaderisasi dan gerakan intelektual mahasiswa Muhammadiyah di Kota Pangkalpinang.

Dalam agenda tersebut, Arnaldi Eka Saputra resmi dilantik sebagai Ketua Umum PC IMM Buya Syafi’i Ma’arif Kota Pangkalpinang periode 2026–2027.

Dalam sambutannya, Arnaldi menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh kader IMM, baik Imawan maupun Imawati, yang dinilai tetap konsisten menjaga semangat perjuangan dan pengabdian di tengah dinamika perkembangan zaman.

Menurutnya, IMM bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan wadah kaderisasi yang memiliki peran strategis dalam melahirkan intelektual, pemimpin, serta agen perubahan bagi umat dan bangsa.

“IMM adalah organisasi besar di bawah naungan Muhammadiyah dengan kader yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Karena itu, kader IMM tidak boleh hanya menjadi pelengkap struktur organisasi, tetapi harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan persyarikatan,” ujar Arnaldi.

Ia menilai generasi muda saat ini tengah menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari krisis moral, krisis identitas, hingga menurunnya integritas di kalangan pemuda.

Arnaldi juga menyoroti mulai bergesernya nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan generasi muda yang menurutnya harus menjadi perhatian serius seluruh elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan.

“Fenomena pergaulan bebas, lunturnya etika, serta mulai dipinggirkannya nilai agama harus menjadi alarm bagi kita semua. Mahasiswa tidak boleh diam melihat kondisi tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader IMM untuk kembali meneguhkan keberanian dalam menyuarakan kebenaran serta berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, gerakan mahasiswa saat ini mulai kehilangan daya kritis karena terlalu sibuk mencari zona aman dan kenyamanan.

“IMM harus kembali hadir sebagai gerakan intelektual dan gerakan moral yang berani bersuara. Kader IMM harus menjadi pelopor perubahan, bukan sekadar penonton keadaan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arnaldi juga memotivasi para kader agar menjadikan momentum pelantikan sebagai titik awal lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdaya saing.

Ia meyakini, dari rahim IMM akan lahir profesor, akademisi, birokrat, kepala daerah, hingga pemimpin nasional yang membawa nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan.

Menutup sambutannya, Arnaldi mengingatkan seluruh kader agar tidak lelah berproses dan terus menjaga semangat perjuangan dalam berorganisasi.

“Proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. Nakhoda yang tangguh tidak lahir dari lautan yang tenang,” pungkasnya.