Aksi Heroik Anggota Yonif TP 845/Ksatria Satam, Dinar Selamatkan Korban dari Bacokan Berulang di Bundaran Satam

Aksi Heroik Anggota Yonif TP 845/Ksatria Satam, Dinar Selamatkan Korban dari Bacokan Berulang di Bundaran Satam

Aksi Heroik Anggota Yonif TP 845/Ksatria Satam, Dinar Selamatkan Korban dari Bacokan Berulang di Bundaran Satam

BELITUNG, BUKATABIR.COM, — Aksi cepat dan berani ditunjukkan seorang anggota Yonif TP 845/Ksatria Satam bernama Dinar saat terjadi aksi pembacokan di kawasan Bundaran Satam, Kave Senang, Kabupaten Belitung, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dinar yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian langsung bergerak setelah melihat seorang pria bernama Toyo diserang menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pelaku diduga sempat melakukan serangan lebih dari satu kali. Bahkan, pelaku disebut kembali berupaya menyerang korban secara berulang, sehingga situasi di sekitar lokasi sempat mencekam.

Melihat kondisi tersebut, Dinar secara spontan maju dan berusaha melerai serta menghentikan aksi pelaku. Respons cepat tersebut diduga berhasil mencegah korban mengalami luka yang lebih serius.

“Tadi dilerai oleh Dinar, anggota batalyon. Kalau tidak ada Dinar, mungkin korban bisa tambah parah, karena tidak ada yang berani mengamankan pelaku,” ujar salah seorang sumber di lokasi.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, korban yang mengalami luka serius, terutama di bagian kepala, segera dievakuasi ke Rumah Sakit Timah untuk mendapatkan penanganan medis.

Tidak lama berselang, personel Resmob Satreskrim Polres Belitung tiba di lokasi dan langsung mengamankan terduga pelaku. Pelaku disebut tidak sempat melarikan diri dan kemudian dibawa untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap motif penyerangan serta rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi aksi pembacokan tersebut.

Keberanian dan respons cepat Dinar dalam situasi tersebut menjadi perhatian warga di sekitar lokasi. Tindakannya membantu menghentikan aksi kekerasan sehingga korban dapat segera dievakuasi dan memperoleh pertolongan medis.